Tampilkan postingan dengan label MySQL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MySQL. Tampilkan semua postingan

Nginstall Apache, MySQL dan PHP di Linux

Kamis, April 03, 2008 | , | Comments

Pernah coba install Apache, MySQL dan PHP di Linux (LAMP), 4 sekawan sakti yang paling banyak dipake di Internet saat ini? atau pengen coba tapi udah jiper duluan karena keliatannya susah? Semoga pengalaman saya nginstall di Ubuntu Linux bisa jadi batu loncatan buat belajar nginstall AMP di Linux. Sebenarnya install AMP di Linux itu kalo mau nyoba dan usaha ga susah (kalo belajar maunya gampang doank ga dapet ilmu apa-apaan donk!!), intinya "keep trying". Semua proses instalasi dilakukan dengan menggunakan source code Apache, MySQL dan PHP.
Source code ini bisa didownload di website resmi masing-masing :

  • Biar lebih cepat proses download-nya, cari mirror-mirror download yang berada di Indonesia, atau kalau tidak ada cari mirror terdekat, seperti Singapura atau Australia (itung-itung menghemat bandwidth Internet ke luar negeri).
    Semua proses instalasi dan kompilasi dilakukan pada console atau terminal dan juga pastikan gcc, glibc, g++ sudah terinstall (kalo ga punya g++, gcc juga bisa dipake buat compile c++, tinggal tambahin : CXX=gcc sebelum perintah ./configure), karena tanpa ketiga aplikasi ini kita tidak bisa melakukan kompilasi source code. Untuk melakukan proses instalasi hingga tuntas maka kita menggunakan user tertinggi di Linux yaitu root. Untuk meng-kompilasi PHP pastikan bahwa parser Bison GNU (versi-versi terbaru kalo bisa -- kalo engga ada Bison parser Yacc juga bisa diterima) dan juga Flex.
    Untuk ngecheck-nya apakah Bison dan Flex udah ke-install apa belum lakuin perintah berikut ini :
    which bison
    which flex
    kalo engga ada juga gimana? jangan menyerah, download aja versi pre-compiled (tergantung distribusi Linux apa yang diinstall), di Ubuntu saya cari pre-compiled binary Bison yang khusus Debian Ubuntu.
    Yang pertama saya install biasanya adalah Apache, kedua MySQL dan terakhir baru PHP. Kenapa saya pake urutan begini? karena untuk install PHP sebagai module apache dan gunain client library MySQL di PHP kita butuh Apache dan MySQL yang sudah terinstall sebelumnya.
    Extract source Apache dengan melakukan perintah sebagai berikut :
    tar -xvzf httpd-2.2.x.tar.gz
    masuk ke dalam direktori httpd-2.2.x dengan menjalankan perintah berikut :
    cd httpd-2.2.x
    di dalam direktori ini lakukan perintah berikut :
    ./configure --prefix=/opt/apache2/ --enable-so -- tunggu sampai proses konfigurasi selesai --
    setelah proses konfigurasi instalasi selesai tanpa masalah (biasanya kalau ada masalah proses akan berhenti di tengah jalan dan akan mengeluarkan error) maka jalankan perintah berikut untuk memulai proses kompilasi apache :
    make -- tunggu sampai proses kompilasi selesai --
    apabila proses kompilasi berjalan lancar tanpa error maka selanjutnya adalah melakukan perintah berikut untuk menginstall apache ke tempat yang sudah kita tentukan (dalam hal ini adalah /opt/apache2/ ) :
    make install
    sekarang web server apache kita sudah terinstall di /opt/apache2/. Untuk mencoba menjalankan daemon apache maka lakukan perintah berikut ini :
    /opt/apache2/bin/apachectl start -- untuk saat ini abaikan saja warning-warning yang keluar, kecuali ERROR -- cek apakah apache sudah benar-benar berjalan dengan melakukan perintah berikut ini :
    ps ax | grep httpd -- apabila berjalan maka akan tampil daftar proses milik apache yaitu httpd --
    Agar lebih secure, buat group dan user baru dengan nama sama yaitu apache. Bisa dilakukan dengan menjalankan perintah berikut ini :
    addgroup apache
    adduser -s --no-create-home -G apache apache
    Sekarang langkah selanjutnya adalah melakukan kompilasi source code MySQL. Download saja MySQL versi 4.1.x. Extract source MySQL dengan melakukan perintah sebagai berikut :
    tar -xvzf mysql-4.1.x.tar.gz
    masuk ke dalam direktori mysql-4.1.x dengan menjalankan perintah berikut :
    cd mysql-4.1.x
    di dalam direktori ini lakukan perintah berikut :
    ./configure --prefix=/opt/mysql4/ -- tunggu sampai proses konfigurasi selesai --
    setelah proses konfigurasi instalasi selesai tanpa masalah (biasanya kalau ada masalah proses akan berhenti di tengah jalan dan akan mengeluarkan error) maka jalankan perintah berikut untuk memulai proses kompilasi mysql :
    make -- tunggu sampai proses kompilasi selesai --
    apabila proses kompilasi berjalan lancar tanpa error maka selanjutnya adalah melakukan perintah berikut untuk menginstall mysql ke tempat yang sudah kita tentukan (dalam hal ini adalah /opt/mysql4/ ) :
    make install
    sekarang MySQL sudah terinstall di /opt/mysql4/. Untuk mulai menggunakan server MySQL kita harus melakukan inisialisasi GRANT TABLE milik MySQL. Inisialisasi GRANT TABLE bisa dilakukan dengan menggunakan perintah :
    /opt/mysql4/bin/mysql_install_db
    selanjutnya adalah kopi file my-medium.cnf yang terletak pada direktori /opt/mysql4/share/mysql/ ke direktori /etc/ dengan merubah namanya menjadi my.cnf. Perintahnya adalah seperti ini :
    cp /opt/mysql4/share/mysql/my-medium.cnf /etc/my.cnf
    buat user baru khusus untuk MySQL dengan melakukan perintah berikut :
    addgroup mysql
    adduser -s --no-create-home -G mysql mysql
    setelah itu coba jalankan server MySQL dengan melakukan perintah berikut ini :
    /opt/mysql4/share/mysql/mysql.server start
    apabila berhasil maka akan muncul status seperti ini "Starting MySQL..... [OK]" dan selanjutnya sudah bisa melakukan query-query kepada server dengan masuk ke dalam program client command-line mysql :
    /opt/mysql4/bin/mysql -- apabila berhasil maka akan dibawa masuk ke dalam program dan ada greetings "Welcome to MySQL ....." --
    Sekarang last but NOT LAST adalah meng-kompilasi bahasa pemrograman favorit saya, yaitu PHP. Extract source code PHP dengan melakukan :
    tar -xvzf php-4.4.x.tar.gz
    masuk ke dalam direktori php-4.4.x dengan menjalankan perintah berikut :
    cd mysql-4.4.x
    di dalam direktori ini lakukan perintah berikut :
    ./configure --prefix=/opt/php4/ --with-config-file-path=/etc/php/ --with-config-file-scan-dir=/etc/php/ --with-apxs2=/opt/apache2/bin/apxs --with-mysql=/opt/mysql4/ --enable-mbstring -- tunggu sampai proses konfigurasi selesai --
    setelah proses konfigurasi instalasi selesai tanpa masalah (biasanya kalau ada masalah proses akan berhenti di tengah jalan dan akan mengeluarkan error) maka jalankan perintah berikut untuk memulai proses kompilasi php :
    make -- tunggu sampai proses kompilasi selesai --
    lalu jalankan :
    make install
    sekarang lengkap sudah AMP kita di Linux. Tapi tunggu!!?? bagaimana caranya agar web server kita bisa ngerti PHP? apa otomatis gitu aja? engga juga. Sekarang kita harus buka file /opt/apache2/conf/httpd.conf dan memodifikasi-nya sedikit. Buka saja dengan vi atau apabila sudah menggunakan desktop GNOME misalnya, buka saja dengan menggunakan gedit. Yang harus diubah adalah :
    User nobody
    Group -1
    ganti dengan :
    User apache
    Group apache
    lalu tambahkan pada baris terakhir :
    # PHP
    AddType application/x-httpd-php .php
    Untuk testing apakah sudah berjalan dengan baik, maka buat sebuah file php di dalam /opt/apache2/htdocs/ dengan nama test.php dan isikan dengan :
    <?php phpinfo(); ?>
    save file dan keluar. Restart web server apache agar apache membaca ulang file konfigurasi yang baru diubah dengan menjalankan perintah :
    /opt/apache2/bin/apachectl restart
    buka browser dan ketikan http://localhost/test.php pada kotak URL, dan lihat apakah skrip PHP yang baru kita buat sudah terinstall.


    Read More...

    Melakukan koneksi php ke MySQL

    Kamis, April 03, 2008 | , | Comments

    Beberapa aplikasi web sering menggunakan basis data untuk mengolah dan menyimpan banyak data, seperti contohnya untuk menyimpan data user dan password untuk login. MySQL merupan program yg digunakan untuk mengolah basis data.

    Program ini akan otomatis terinstall jika anda menggunakan php triad. Sebelum menggunakan MySQL anda harus melakukan koneksi terlebih dahulu antara php dengan mysql. Berikut ini script untuk melakukan koneksi php ke MySQL , dimana script ini ditulis dalam script PHP.

    Jika anda menuliskan source code sama seperti diatas maka pada saat anda test di browser anda akan menghasilkan tampilan seperti ini :

    hasilĀ koneksi

    selamat mencoba !!!…

    Source : rama03.wordpress.com

     

    Technorati Tags: ,,


    Read More...

    Menghubungkan Delphi dengan Database MySQL

    Minggu, Maret 16, 2008 | , | Comments

    Berikut ini beberapa metode untuk menghubungkan Delphi dengan database MySQL berikut penjelasannya :
    Koneksi menggunakan MySQL Connector/ODBC

    * Download MySQL Connector/ODBC di http://dev.mysql.com/downloads/connector/odbc/ jika belum punya.
    * Install MySQL Connector/ODBC.
    * Setelah selesai menginstall MySQL Connector/ODBC, kemudian masuk ke Control Panel. Start | Settings | Control Panel | Administrative Tools | dobel klik Data Sources (ODBC).
    * Setelah muncul window ODBC Data Source Administrator klik tab User DSN, kemudian klik tombol Add.

    * di window Create New Data Source pilih MySQL ODBC X.XX Driver (X.XX adalah versi dari Driver Connector MySQL). Klik tombol Finish
    * Kemudian akan muncul window Connector / ODBC. Klik pada tab Login.
    * Pada text box Data Source Name isi dengan nama Data Source, misalnya MySQLDS.
    * Pada text box description isi dengan deskripsi koneksi (optional).
    * Pada text box server isi dengan localhost atau IP 127.0.0.1 jika anda menginstall Database MySQL di komputer anda sendiri.
    * Pada text box User isi dengan nama user misalnya root (root adalah user yang mempunyai kewenangan penuh terhadap database atau disebut juga Administrator).
    * Pada Text box Password isi dengan password root (defaultnya user root tidak mempunyai password).
    * klik tombol Test untuk mengetes koneksi.
    * Jika sudah sukses klik tombol Finish.
    * Masuk ke Delphi, buat sebuah project baru lalu tambahkan sebuah komponen ADOConnection.
    * Dobel klik komponen ADOConnection. Klik tombol Build.
    * di window Data Link Properties klik tab Provider kemudian pilih Microsoft OLE DB Provider for ODBC Drivers klik tombol Next
    * Pada Tab Connection, Pilih radio button use data source name kemudian pada combobox di bawahnya pilih nama data source yang tadi anda buat yaitu MySQLDS.
    * Isi root pada textbox User name dan passwordnya pada textbox Password. Klik tombol Test Connection. Jika sukses, klik tombol OK.
    * Set Property LoginPrompt menjadi false agar aplikasi tidak menampilkan form Database Login ketika anda akan menjalankan aplikasi.
    * Set Property Connected menjadi true.
    Setelah tahap diatas, koneksi ke database MySQL sudah terbentuk. Selanjutnya untuk mengakses data pada sebuah table di database MySQL anda bisa menggunakan komponen ADOTable atau ADOQuery yang dihubungkan dengan komponen ADOConnection dengan cara men-set property Connectionnya menjadi ADOConnection1.

    source : easycomputertutorial.blogspot.com

    Technorati Tags: ,,


    Read More...